Halaman

Jumat, 24 September 2010

Older » 24 September 2010 • 6:13 am Speedy Telkom Internet Speed 3 Mbps

speedy telkom internetDaftar lengkap paket koneksi internet Speedy Telkom dari yang limited sampai yang unlimited dengan kecepatan tertinggi 3 Mbps (paket termahal)

Boleh dikata, koneksi internet dari Telkom Speedy merupakan layanan paling luas jangkauannya (coverage area). Ini karena infrastruktur kabel telkom yang tersedia hampir di seluruh Indonesia. Kendati banyak keluhan atas lemotnya (kadang-kadang), atau mahalnya, Telkom Speedy menjadi pilihan utama koneksi internet di banyak daerah di Indonesia. Sambil menunggu para pesaing Speedy seperti Smart EVDO, AHA EVDO, dan Fastnet sampai ke tempat kita, menggunakan Speedy masih menjadi pilihan utama saya.

Berikut daftar paket internet Speedy, harga perbulan dan kecepatan maksimal yang ditawarkan.

NoPaketKecepatanHarga/BulanQuotaKet.
1.Paket MailI MbpsRp 75.00015 JamKelebihan quota bayar  Rp. 75 per menit

2

Paket Load512 kbpsRp. 295.000UnlimitedSetelah pemakaian 3GB speed turun 128 kbps

3

Paket ChatI MbpsRp. 145.00050 JamOver-usage Rp. 25 per menit

4

Paket Familia1 MbpsRp. 645.000Unlimited-

5

Paket Socialia384 kbpsRp. 195.000UnlimitedSetelah 3GB speed turun 128 Kbps

6

Paket Executive2 MbpsRp. 995.000Unlimited-

7

Paket Biz3 MbpsRp. 1.695.000Unlimited-

Untuk info lebih detail, silahkan hubungi 147 (nomor customer service Telkom)

Rabu, 22 September 2010

SUTET ( SALURAN UDARA TEGANGAN EKSTRA TINGGI )

SUTET adalah singkatan dari Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi dengan kekuatan 500 kV yang ditujukan untuk menyalurkan energi listrik dari pusat-pusat pembangkit yang jaraknya jauh menuju pusat-pusat beban sehingga energi listrik bisa disalurkan dengan efisien.

Berbagai macam kekhawatiran muncul akan dampak SUTET terhadap kesehatan bagi penduduk yang tinggal di wilayah yang dilewati jalur Penelitian dan dampak.
  • Hasil penelitian yang sangat mempengaruhi pandangan masyarakat dunia tentang hubungan kanker otak pada anak dengan paparan medan elektromagnetik adalah hasil penelitian Wertheimer dan Leper tahun 1979, yang sempat menggoncangkan dunia karena risiko positif yang dilaporkannya. Sejak penelitian tersebut, berbagai studi epidemiologi dan laboratorium lainnya dilakukan sebagai replikasi dan eskpansi penelitian Wertheimer di berbagai negara. Namun hasil yang didapat justru beragam, bahkan sebagian besar bersifat kontradiktif. Dilaporkan, studi Feyching dan Ahlboum, 1993, meta analisisnya merupakan penelitian yang mendukung hasil Wertheimer, sedangkan studi National Cancer Institute (NCI) tahun 1997 di Amerika Serikat, studi Kanada 1999, studi Inggris 1999-2000 dan studi Selandia Baru menemukan hasil yang tidak mendukung Wertheimer.
    · Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr.
    Gerald Draper dan koleganya dari Chilhood Cancer Research Group di Oxford University dan Dr. John Swanson, penasehat sains di National Grid Transco, menemukan bahwa anak-anak yang tinggal kurang dari 200 meter dari jalur tegangan tinggi, saat dilahirkan memiliki resiko menderita leukimia sebesar 70 persen daripada yang tinggal dari jarak 600 meter atau lebih. Ditemukan lima kali lipat lebih besar kasus leukimia pada bayi yang dilahirkan di daerah sekitar SUTET atau sebesar 400 dalam setahun dari 1 persen jumlah penduduk yang tinggal di daerah tersebut. Secara keseluruhan, anak-anak yang hidupnya dalam radius 200 meter dari tiang tegangan tinggi sekitar 70 persen diantaranya terkena leukimia dan yang hidup antara 200-600 meter sekitar 20 persen dibandingkan dengan yang tinggal lebih dari 600 meter. Walaupun demikian, peningkatan resiko leukemia masih ditemukan pada jarak dimana besar medan listrik bernilai di bawah kondisi di dalam rumah, sehingga disimpulkan bahwa peningkatan resiko leukemia tidak diakibatkan oleh medan listrik atau medan magnet yang diakibatkan oleh SUTET [1]
    · Berdasarkan hasil penelitian Dr. dr.
    Anies, M.Kes. PKK, pada penduduk di bawah SUTET 500 kV di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Tegal (2004) menunjukkan bahwa besar risiko electrical sensitivity pada penduduk yang bertempat tinggal di bawah SUTET 500 kV adalah 5,8 kali lebih besar dibandingkan dengan penduduk yang tidak bertempat tinggal di bawah SUTET 500 kV. Secara umum dapat disimpulkan bahwa pajanan medan elektromagnetik yang berasal dari SUTET 500 kV berisiko menimbulkan gangguan kesehatan pada penduduk, yaitu sekumpulan gejala hipersensitivitas yang dikenal dengan electrical sensitivity berupa keluhan sakit kepala (headache), pening (dizziness), dan keletihan menahun (chronic fatigue syndrome). Hasil penemuan Anies menyimpulkan bahwa ketiga gejala tersebut dapat dialami sekaligus oleh seseorang, sehingga penemuan baru ini diwacanakan sebagai "Trias Anies".
    · Corrie Wawolumaya dari Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pernah melakukan penelitian terhadap pemukiman di sekitar SUTET. Hasilnya tidak ditemukan hubungan antara kanker leukemia dan SUTET
    [2]
    · John Moulder mencoba menarik kesimpulan dari ratusan penelitian tentang dampak SUTET terhadap kesehatan. Moulder menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan sebab akibat antara medan tegangan listrik dan kesehatan manusia (termasuk kanker). Walaupun demikian medan tegangan listrik belum bisa dibuktikan benar-benar aman. Selain itu disepakati juga bahwa jika ada bahaya kesehatan terhadap manusia, maka itu hanya terjadi pada sebagian kecil kelompok
    [3].
    ·
    WHO berkesimpulan bahwa tidak banyak pengaruh yang ditimbulkan oleh medan listrik sampai 20 kV/m pada manusia dan medan listrik sampai 100 kV/m tidak mempengaruhi kesehatan hewan percobaan. Selain itu, percobaan beberapa sukarelawan pada medan magnet 5 mT hanya memiliki sedikit efek pada hasil uji klinis dan fisik [4]

Jaringan melalui kabel listrik ? kenapa tidak ....

Tulisan ini merupakan tulisan yang telah di sampaikan pada seminar nasional sistem informasi pada tahun 2006.  Semoga masih bermanfaat bagi pembaca

1. PENDAHULUAN

Jaringan komputer adalah suatu tata cara berkomunikasi antara sumber daya informasi satu dengan lain melalui medium transmisi.  Medium transmisi yang dapat digunakan dalam melakukan transmisi data dapat dikategorikan dalam 3 (tiga) jenis media[1], yaitu :

a.   Kabel

b.   Udara, dan

c.   Cahaya

Media transmisi kabel saat ini merupakan salah satu media transmisi data yang cukup popular digunakan dalam melakukan komunikasi data antar sumber daya informasi, walau beberapa tahun terakhir ini keberadaannya mulai digeser oleh teknologi wireless yang memanfaatkan gelombang elektromagnetik sebagai media transmisi datanya.

Seiring dengan tumbuh dan berkembangnya suatu organisasi, kebutuhan akan koneksi sumber daya informasi menjadi bertambah sehingga pada suatu waktu infrastruktur jaringan yang tersedia tidak sanggup memenuhi kebutuhan organisasi tersebut. Penggunaan sarana komunikasi data dengan menggunakan perangkat wireless menjadi satu pilihan dalam upaya memenuhi kebutuhan tersebut.

Beberapa kasus, penggunaan perangkat wireless masih terkendala pada bentuk tata ruang yang ada, seperti pada gedung perkantoran bertingkat, karena sinyal komunikasi yang dikirim tidak dapat menembus ruang bertingkat.  Penambahan kabel komunikasi seperti UTP, coaxial maupun fiber-optic antar tingkat dalam gedung tersebut memiliki tingkat kesulitas tersendiri, apalagi jika perencanaan pembangunan awal dari gedung tersebut tidak memikirkan kemungkinkan pengembangan infra struktur teknologi informasi.

Pemanfaatan jaringan listrik tegangan rendah sebagai alternatif transmisi data melalui media kabel yang dikombinasikan dengan media transmisi lain baik melalui kabel UTP, coaxial maupun wireless dapat merupakan salah satu pilihan karena ketersediaan secara umum telah tersedia di gedung-gedung perkantoran dimana organisasi tersebut berada.

Rabu, 25 Agustus 2010

Cara Rahasia Internetan Gratis Dengan Kartu IM3

Kali ini saya akan tulis postingan yang cukup menarik yaitu Cara Rahasia Internetan Gratis Menggunakan Kartu IM3. Cara rahasia internetan gratis ini sebenarnya sudah banyak diketahui ama orang – orang pinter ( lho, brarti eCHO pinter dunk cool ). ngga juga seh, asalkan kita banyak surfing diInternet lama – lama juga bakal nemuin trik ini.
okeh dekh, langsung yah. ( maaf, mungkin posting kali ini bahasanya sedikit tingkat tinggi lol )
Akses internet gratis menggunakan kartu IM3 tidak perlu software segala macam, hanya saja pengaturan beberapa di modem kita, dan kemudian di sini teman – teman COba :
* Pertama
a. Membuat profil baru di modem Anda dengan nama indosatmms ( ingat bukan indosatgprs !! )
b. Isi Username dengan indosatmms
c. Isi password dengan indosatmms
d. Dengan APN dapat mengisi dengan indosatmms atau indosatgprs
e. DNS diisi dengan: 208.67.222.222 dan 208.67.220.220
* Kedua:
Fase kedua adalah fase input proxy. Caranya, buka Mozilla, pilih menu tool -> Option-> Advance -> Network -> Setting -> Manual proxy. Proxy yang terisi adalah 10.19.19.19 dan pada kolom port diisi oleh 8080.
Gunakan server proxy ini karena aman bebas dari hacker evil.
SELAMAT MENCOBA !! SILAHKAN BERKOMENTAR JIKA BINGUNG !!

Sabtu, 14 Agustus 2010

How-To: Clone or Copy a VirtualBox Virtual Disk

As a virtual machine environment user, I regularly create ‘base’ images of machines that I can reuse – a base Windows Server 2003 environment, or SQL Server 2005 environment for example. That way, when I need a new machine, I can simply create a copy of the virtual disk and add any additional software I need, saving myself valuable time creating new virtual environments.

With VMWare’s various offerings, copying a virtual disk is easy: copy the disk in Windows Explorer and add it to a newly created VM; VMWare will detect that the disk was a copy and create a new unique identifier (UUID) for the disk before adding it to the VM. Easy and painless. Not so with VirtualBox.

With VirtualBox, copying a virtual disk is a bit of a pain. If you copy the disk in Windows Explorer and try and use it in a new VM, VirtualBox will have a hissy fit and display the error shown below. A bit of a ‘wordy’ way to say that it already knows about this disk, don’t you think?
VirtualBox - Add Copied Virtual Disk - Duplicate UUID Error


The publicised way around this is to use the command-line VBoxManage CloneHd tool, however there is another – secret and undocumented – way to clone a disk: the setvdiuuid tool. Lets look at these two methods in detail.

Cloning a Virtual Disk – The ‘Supported’ Method
Cloning a disk is (IMHO) a clunky and Unix-y type way of creating a duplicate disk. We need to invoke the CloneHd command of the VBoxManage tool, supplying the disk to clone and the name of the new ‘cloned’ disk. In its simplest form, you would do something like this at the command-line:

VBoxManage clonehd "DiskToClone.vdi" "ClonedDisk.vdi"

The VBoxManage tool will chug away and clone the disk for you, creating a new UUID in the process:
virtualbox-clonehd-2


The cloned disk can now be used on a new VM without incurring the ‘I already know about this disk’ error.

Copying a Disk – The ‘Unsupported’ Method
The alternative to the CloneHd tool is an undocumented option available in VBoxManage – the setvdiuuid command. As the command help states: ‘This is a development tool and shall only be used to analyse problems. It is completely unsupported and will change in incompatible ways without warning’. Because of this, let me add a little disclaimer: I don’t accept any responsibility if you completely destroy your VM using this procedure. Having said that, it appears to work without issue, so I’m more than happy to use it myself – just make sure that you take a backup of you virtual disk before using it if necessary.

To use the tool, simply create a copy of the virtual disk’s VDI file in Windows Explorer; open the Windows command-line and issue the setvdiuuid command for the newly copied disk:

VBoxManage internalcommands setvdiuuid "CopiedDisk.vdi"

The tool will create a new UUID and assign it to the disk:

virtualbox-setvdiuuid

The new copied disk can now be used on a new VM without incurring the ‘I already know about this disk’ error.



Read more: http://www.modhul.com/2009/06/17/how-to-clone-or-copy-a-virtualbox-virtual-disk/#ixzz0waZGAv3p

Selasa, 03 Agustus 2010

http://sentientmobile.com/jshaw/blog/post/2009/08/26/Running-VirtualBox-on-a-Windows-Vista-bootcamp-partition-in-Mac-OS-X.aspx


VirtualBox is an open-source virtualization software from Sun much like VMWare and Parallels, but free for personal use!  I just tried it out on my Mac OS X to run a Windows Vista VM on a physical Windows Vista partition created through bootcamp, and thought I'd share my experience (and to write down for myself for future reference :)).  



I had googled and found someone doing very similar thing on a Ubuntu machine.  Most of the info is pretty relevant on a Mac OS X as well, except that I couldn't use the solution of assigning my user account to the "disk" group; there's no "disk" group on Mac OS X.  The other solution mentioned of changing permission works however.  Here's exactly what I did:



0. Read the relevant part of the VirtualBox User Manual regarding using raw partition ("9.10.2 Access to individual physical hard disk partitions").



1. Locate the device and partition holding your Windows Vista partition (e.g, using "df -k" command):




jshawsworlds-macbook:~ jshawsworld$ df -k

Filesystem    1024-blocks     Used Available Capacity  Mounted on

/dev/disk0s2     73269248 31999364  41013884    44%    /

devfs                 110      110         0   100%    /dev

fdesc                   1        1         0   100%    /dev

map -hosts              0        0         0   100%    /net

map auto_home           0        0         0   100%    /home

/dev/disk0s3     82685740 56175456  26510284    68%    /Volumes/Untitled

/dev/disk1s1        15632      144     15488     1%    /Volumes/CANON_DC

/dev/disk2s1    334784000 46614707 288169292    14%    /Volumes/My Book

/dev/disk2s2    153600000 29766376 123833624    20%    /Volumes/Mac OS Partition 2



For me, for example, I know the Windows partition is /dev/disk0s3.



2. Back up your existing Windows Vista partition, to a external drive for example, since you might damage the Windows paritition in this exercise and render it unusable!  One free tool I find pretty reliable in backing up and restoring Windows partition is winclone.



3. Change to root to do the next few commands:




sudo su




You may need to enable root user by going to the "Directory Utility" app, click on the lock icon, and then Edit->Enable Root User.



4. Unmount the Vista partition in Mac OS X if you currently have it mounted, since we don't want VirtualBox accessing it at the same time that Mac OS is accessing it:




umount /dev/disk0s3



and make sure it has been unmounted (i.e.,  the directory /Volumes/Untitled is empty in my case).



5. Change the device to read/write, which is needed by VirtualBox as stated in the user manual:




chmod 666 /dev/disk0*




Note that you have to change permission for all of disk0, not just the Windows parition (hence the "disk0*"), since createrawvmdk needs to access disk0 as well as disk0s3.




6. Run the command




VBoxManage internalcommands createrawvmdk -filename /Users/jshawsworld/WinVista.vmdk -rawdisk /dev/dev0 -partitions 3 -relative




7. Finally change the owner to your user account for the vmdk file you just created as root, so you can access it as yourself when running VirtualBox later:




chown jshawsworld /Users/jshawsworld/*.vmdk




8. Run VirtualBox from Finder, and browse to the vmdk file. 



9. Make sure that "IO APIC" and "VT-x/AMD-V" in your Virtual Machine Settings are both on, and then start the VM.  It should start.



Even though I got it working, it was painfully slow..., even after giving it 2 GB of memory.  I had tried VMWare Fusion to do the same thing before, and remember it wasn't any faster.  To really work efficiently in Windows I think booting to it via bootcamp is still the way to go.  XP might be faster; who knows maybe Windows 7 will be much faster.  For light-weight OS's (like Linux) running it as a VM is definitely the way to go.

Minggu, 01 Agustus 2010

How To Convert VMWare Image (.vmdk) to VirtualBox Image (.vdi)

I’ve found more and more people are switching to Virtualbox these days and I keep running into the same question.  ”How can I convert my VMware images to Virtualbox images?”  Well, breath easy because it is possible and not very difficult!

There are two methods that I am aware of that will allow you to use your VMware images on Virtualbox.  The first method I’ll outline uses the graphical Virtualbox interface and the second uses the command line. Each method should be equally as stable, it simple depends on your preference.

Method 1

Start Virtualbox
Inside the Virtualbox Menu click: File > Virtual Media Manager
Click on the “Add” button.
Locate and select the VMware .vmdk file you’d like to convert.
Click Open.
Verify your disk image has been added to the list of images and that the virtual and actual sizes appear accurate.
Click OK
Create a new virtual machine profile, selecting your imported image for the storage.
Boot your new virtual machine.

Method 2
To use the second method we’ll need an addition command-line tool called qemu.

sudo aptitude install qemu

You’ll new be able to convert a .vmdk (VMware image) to a .bin format, which can then be converted to a Virtualbox native .vdi format.

qemu-img convert /path/to/original.vmdk converted.bin

You’ll then need to use the VBoxManage utility that comes with Virtualbox to convert the .bin to a native .vdi format:

VBoxManage convertdd converted.bin converted.vdi

You can now create your new Virtualbox machine profile, using this new .vdi file as your disk image.

Two methods for converting VMware images to Virtualbox images.  Are there any other methods that you can suggest, or have you had better experience with one or the other?  Let us know!